Sabtu, 02 Agustus 2014

Gowes lebaran

Hari ini sabtu 2 Agustus 2014 .5 hari setelah lebaran ,ada acara kumpul kumpul anak Puma di Situ .Cigangsa . Ini adalah gowes silaturahmi. Rencananya sih mau ngumpul gitu di warung pojok situ cigangsa .
Ternyata acaranya berubah gowes ke BIC. Yaaah pasrah deh sebagai pengekor.
Satu persatu rider puma berdatangan . Kangen kangenan khas cerita lebaran pun dimulai. Laksana ketemu jalur single trek yang aduhai . Cerita pengalaman gowes yang tersimpan di ingatan rider puma mulai mengalir.
Pak Yayat misalnya ,lancar bercerita perjuangan menciptakan trek 17 . Trek 17 adalah  sebuah jalur bersepeda yang baru saja dipakai event ulang tahun puma . Panjang jalur ini tepatnya 16.53 km menurut sumber endomondo bike trek yang di upload oleh mody oslo.
menurut keterangan Pak Yayat ,beliau adalah rider asal Tangerang Banten. Juga tidak ketinggalan kebanggaan pak Yayat akan jumlah rider yang ikut xc kemarin .
Puas cerita ngalor ngidul. Ngetan ngulon acara ditutup dengan makan siang yang luar biasa nikmat.

Senin, 16 Desember 2013

Element cobra

Finally after wait for about Two years I can buy a folding bike. Althought there is not a new one I really happy whit this stuff.
Element cobra a 20" folding bike whit some upgrade component. The original single chainring was replaced by alivio Triple chainring make this folding bike feel like mtb.
Oem rear dereuleur was repleced by sora make this stuff more responsive for gear shifting.
I don't care about the price . although it is more expensive that normal price.if there are true ,May be it was just a hundred thousand rupiah.
Whit this bike in my hand ,the new advanture begins.
I named this bike "discovey". Bring this bike will find new advanture  and discover new destination for  biking

Minggu, 25 November 2012

United Ergo Comfort Sadle

One of united component that can be consider to replace another broken sadle is United Ergo comfort sadle .It onny 50.000 (idr)the sadle can fit in our bike and star pedaling . The sadle have thick foam so can use to long distance cycling . Last Week I use my bike pedaling to Walahar Water gate. Walahar Water Gate build by Hindia Belanda Government at 1923 and start to watering rice field in Karawang at 1925. Walahar Water gate use to manage watering 87.500 (ha are) rice feld . This heritage is object vital national I think. without this water gate we can not produce rice like this day.
Pedaling to Walahar is about 69 km to and from Purwakarta via Bukit Indah City and Curug . Curug is one of mini hydro electricity in citarum river. Citarum river were walahar water gate established. The Route are up and down . Total climbing is about 1440 m.That really surprising me . the fact of total climbing is twice then my persuade before. From Curug to my home i must pedaling under the hard rain . never mind pedaling under the rain done not make us sick. Really this sadle make pedaling full joy. This sadle is suitable for recreational biking. Recreational is not only sport. That are combining sport and fun bike. We never forget to tasting Satay and Soup. Another time we tasting pepes. Pepes usually steamed jambal wrapped with banana leaf to cook it. Pepes Jambal is famous stuff at Walahar water Gate .

Rabu, 14 November 2012

Discover of Cikempung Village

Sunday, November 11 2012 like other holyday we cycling arround Purwakarta. Our destination is Cikempung Village  one of several villages that  Cikampek- Palimanan project is running   .
Cikempung Village is about 4 km from Cibungur Raliway Station but we are Pedaling to Cirangkong first . We are Pedaling to Cirangkong  because if we direct to Cikempung by road way  thedetination is about 20 km. Then we make  longer destination by rounded to Cirangkong then Cikumpay .
12 men  pedaling about 3 hours and two minutes  to accomplish this tour. Cheerfull after reach Cikempung . We celebrate with tea party and  softdrink.
This rute is mixing roadway and single trek. pure of oxygen we can find at Cikumpay  Indonesia State of Rubber. This tour give us 900 m up hill . 50% more up hilling than pedaling to Wanayasa (700 mdpl)
Finally we discover Cikempung one of litle  village  in Purwakarta.   
Pedaling at toll project is fun More advantage. We pedaling at single trek with natural environment. No motoRcycle. No car . Pure Oxygen.      
Here is data of pedaling to Cikempung Distance: 44 km Pedal time: 3 hrs Total Climb: 900 m Calorie: 450 cal Mess with cateye velo 5 Holux 1000c gps datalog camera : Kodak easy share

Minggu, 28 Oktober 2012

Randiah Kampung di Ujung Jalan

Pagi di hari Ahad bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda kami berkumpul disitu Buleud sebagai lokasi ngumpul sebelum gowes. Situ buleud penuh dengan keramaian pagi ini. Makanan khas Purwakarta yaitu sate Maranggi dapat kita nikmati pagi pagi sekali di danau buatan Pemerintah Belanda tempo dulu.
Setelah berembug dengan penggowes yang ada kami bulatkan tekad untuk mendatangi kampung Randiah Kampung Randiah ada disekitar desa Sukajadi , dan Parakan lima .
Untuk mencapai kampung kecil diujung jalan Parakan Lima, sekurang kurangya kami harus mendaki dengan total tanjakan mencapai 1017 meter. Tanjakan sebanyak itu memang bukan tanjakan tunggal tetapi hasil penjumlahan semua tanjakan yang kami lalui dari medan yang berbukit bukit. sepanjang perjalanan kami menemukan persawahan yang siap panen dan ada sebagian yang masih menghijau. Anak anak sepanjang jalan yang kami lewati menyambut kami dengan senyuman dan lambaian tangan.
Selepas Kampung Radiah, kita akan menemukan sebuah jembatan gantung yang lumayan indah, di jembatan ini kami sempatkan berfoto .

Minggu, 07 Oktober 2012

MTB Bukan Hanya OTOT

Dalam Trek ISSi Purwakarta di Hutan Cirendeu ada beberapa tanjakan yang termasuk tanjakan sulit.Salah satu diantaranya adalah tanjakan pohon Asem. dalam rekaman gambar yang berhasil kami dapatnya, hanya 4 orang dari peserta di kelas junior yang secara bersih dapat melewati tanjakan ini. Beberapa pembalap mungkin memiliki otot yang lebih kekar namun otot saja tidak cukup . Disamping otot perlu teknik untuk menaklukan tanjakan sulit .
Terbukti memang MTB bukan hanya otot. Bersepeda bukan sekedar menggowes. perlu keseimbangan antara tenaga dan teori.

Berharap Suksesi di Sentosa-Polygon XC

Sebuah balap sepeda lokal dari komunitas sepeda gunung Purwakarta digelar hari Minggu 30 September 2012. ISSI Bike Trek di hutan desa Cirendeu dipilih sebagai lokasi untuk menjaring bibit-bibit baru pada olah raga balap sepeda gunung. Seperti biasa balapan sepeda selalu dibagi dalam beberapa kelas sesuai kelompok umur. Ada kelas junior, pemula , kelas Master dan juga kelas Senior. Batasan usia kelas tidak begitu ketat , ditandai dengan tidak adanya pemeriksaan identitas untuk melihat kesesuaian antara umur yang di akui dengan umur yang sesungguhnya. Namanya juga balap lokal aturanya masih longgar lokal juga. Walaupun begitu balapan ini sangat seru, tepuk tangan dan teriakan penonton diisekitar titik star riuh rendah begitu ada pembalap yang melintas. Sepertinya balapan ini hanya untuk mencari bibit bibit yang bisa di bina untuk menyediakan atlet sepeda di masa yang akan datang. Harapan ini tidaklah hampa , beberapa bibit potensial muncul dari balapan ini. Harus diakui, calon atlet yang datang dari Garut lebih siap untuk memenuhi harapan tersebut.walau mereka datang dari jauh , sepertinya pembinaan / regeneraasi atlet sepeda gunung di Kota Garut, bisa kelihatan hasilnya. Pelajaran dari balapan ini merupakan hikmah yang penting untuk membuat evaluasi pembenahan olah raga sepeda ditanah air. Pembalap muda yang menonjol dalam acara ini adalah seorang Rider bernama Dikdik dari Garut. Anak muda ini bahkan mampu melibas senior senior mereka yang sudah punya nama di dunia sepeda gunung
balapan ditutup dengan pembagian hadiah dan doorprize dari sponsor acara ini yaitun Polygon Purwakarta. Selain Sepeda Gunung, Balapan kali ini juga melombakan kelas BMX. Kelas BMX ini termasuk kelas yang paling banyak pesertanya. Wajarlah karena dunia BMX begitu dekat dengan anak remaja.

Senin, 16 Juli 2012

Gedungdoro BMX Unjuk Gigi

Wah seru sekali ketika anak anak Gedungdoro BMX unjuk kebolehan menampilkan atraksi lompat dan menari menggunakan BMX. Peristiwa unjuk kebolehan tersebut dilakukan dalam acara gowes Sahate tanggal 15 Juli 2012 di Purwakarta. diantara rangkaian acara , mulai dari nyanyi, dan lainnya , acara anak BMX inilah yang paling mendapat sambutan peserta sepeda santai. kalau boleh dikatakan , hari ini milik anak-anak BMX.
Hem, yang menegangkan adalah ketika dua orang BMX rider melompati 9 orang yang berjajar di jalanan .Untuk rekor Nasional , jumlah orang yang bisa dilompati dengan sepeda BMX ini adalah 10 orang. Kalau di ajang lokal saja mereka sudah mampu
melompati 9 orang , bukan tidak mungkin sebentar lagi rekor itu bisa disamai. Selain melompat secara horizontal. lompat secara vertikal juga dilakukan dengan menaklukan rintangan berupa sepeda motor kawasaki Ninja. Semua menahan nafas ketika dua rider secara bergantian melompati Kawasaki Ninja . Sebuah Motor Kawasaki sebagai hadiah utama dalam gowes kali ini menutup cerianya hari itu. Yang pasti seru banget rangkaian acara GOwes Sahate bersama Bupati Purwakarta kang H. Dedi Mulyadi , SH .

Jumat, 06 Juli 2012

Blusukan disekitar Ciganea

Rasanya tidak akan habis rute jalan tanah asal rajin rajin blusukan . Gowes sepeda keluar masuk perkampungan. Rute blusukan ini membuat pesepeda dekat dengan masyarakat. Sepanjang jalan kita akan merasakan sapaan hangat masyarakat. Lambaian dan sorak anak anak yang senang melihat pesepeda melintas. Sedikit kedamaian itu pasti kita rasakan saat bersepeda keluar masuk kampung , kebun , leuweung.
Rute blusukan tidak kalah serunya dengan rute rute lintas alam yang jauh dan mahal. Jauh dari kawasan pemukiman seperti perkebunan teh, hutan karet. Tidak mahal karena rute ini tersedia di sekitar kita . bisa langsung menemukan lintasan yang dekat dengan home base.
sekitar stasiun Kereta Api Ciganea sampai peternakan ayam Java Comfeed , bisa kita jadikan alternatif rute bersepeda. Setelah puas blusukan , kita bisa ketemu mata air Cikahuripan. Mata air yang terus mengalirkan air ini dikenal baik oleh masyarakat sekitar. tinggal sebut saja , pendududk yang kita temui akan memberikan rekomendasi rute yang bisa di lalui.
Rute blusukan ini , menambah satu lagi rute yang bisa kita pakai sepedaan tanpa khawatir terkena polusi. Sepanjang rute yang kami lalui didominasi oleh rumpun rumpun bambu yang meneduhi lintasan. Hutan bambu memang memberi manfaat yang banyak bagi masyarakat. Batang-batangnya bisa dipanen dan terus tumbuh sepanjang waktu.
Puas melihat kereta yang lewat dan membasahi muka dengan segarnya air, kami lanjutkan gowes melintasi pematang sawah dan menyeberang sungai dangkal . Selanjutnya menikmati gowes di rute off road sekitar tanggul jatiluhur .

Sabtu, 30 Juni 2012

ISSI Purwakarta Bike Trek

Ini merupakan trek sepeda yang memang benar dibuat untuk lintasan sepeda yang sesungguhnya. Bukan sekedar dibuat untuk suatu acara balapan. Tetapi memang untuk dipergunakan seterusnnya. Bike Trek ISSI Purwakarta terletak disekitar Blok A Hutan Cirendeu. Saya belum Tahu lokasi pasti secara teknik di Perhutani, tetapi orang orang yang dilokasi tersebut yang melakukan aktifitas penanaman pohon menyebutkan bahwa lokasi tersebut adalah blok A.
Lintasan tersebut adalah jalur tunggal / single Trek. Memang ada beberapa bagian yang terdiri dari jalan bermakadam , namun itu saya lihat hanyalah penghubung dua lokasi untuk membuat lintasan itu menjadi lumayan panjang. Panjang lintasan sekitar 1, 4 km . Ada 1 turunan teknikal yang ketika melintasi rute ini saya harus nuntun sepeda karena takut jatuh. Turunan / Pudunan tersebut namanya pudunan lenggik . Sedangkan tanjakan ada dua , yang pertama adalah tanjakan nangka. Tentu dari namanya bisa ditebak bahwa tanjakan ini berada di dekat pohon nagka. Selepas tanjakan nangka, bisa kita pacu sepeda dengan kondisi jalan tanah dan makadam. Jalan single trek meliuk-liuk diantara pepohonan dan turunan dalam hutan akan diakhiri dengan bonus tahu jeletot, eeh salah maksudnya Tanjakan Jeletot. Tanjakan ini cukup sulit dilalui. musim panas dengan kondisi kering saja susah dan berat apalagi jika trek menjadi basah. Apapun itu setumpuk penghargaan unutk penggagas dan pembuat trek ini. Tidak lupa juga pihak yang mengijinkan lahannnya dipakai lintasan sepeda. sekedar gambaran , untuk sampai ke lokasi ini kita akan dimanjakan dengan rute makadam khas rute dalam hutan yang bekas dilalui oleh kendaraan berat. Bisa dicapai dari desa Cibatu atau desa Citalang.

Selasa, 12 Juni 2012

Tugu Terakhir

Tugu ini mungkin tugu terakhir sebagai penanda batas desa yang masih tersisa di Purwakarta. seiring pergantian simbul simbul komunitas, bisa jadi tugu ini juga akan segera musnah. Sebelum hilang dari panggung publik mari kita abadikan tugu sate ini. Tugu bersimbul miniatur Gedung Sate, simbul kota Bandung ibukota Jawa Barat saya temukan tidak sengaja ketika gowes melintas parcom Cigedokan minggu kemarin . terlepas dari "tugu terakhir", rute Perempatan Parcom ke Cigedokan dan menanjak ke gang Benteng bisa untuk alternatif mendapatkan rute fun XC di sekitar kota Purwakarta . Melewati jembatan baru dan menanjak sampai SMPN 8 dekat lapang Purnawarnan, asyik dan sehat. udara masih bersih tanpa polusi asap kendaraan bermotor. Jika kita cape , bisa istirahat di kafe panghiyuhan di pertengahan rute yang cukup indah. Sungai Cikao berada di dasar hamparan sawah cukup mengobati tajamnya tanjakan di rute ini.

Curug Cijamur

Berulang kali melihat sebuah air terjun dari pinggir jalan pada sisi Waduk Cirata. Beberapa kali bertanya kepada teman teman goweser tetapi tidak ada yang tahu apa nama curug yang terlihat tersebut. Setelah tayangan Petualangan Panji baru tahu bahwa nama curug tersebut adalah Curug Cijamur. Berangkat dari Curuq Cijamur terletah dekat Jembatan Cisomang. Curug Cijamur sebenarnya hanya berjarak 24 KM dari Situ Buleud atau jantungnya kota Purwakarta. Bisa dicapai dengan 2 jam gowes. Jalur gowes, melewati pasar Plered dan Desa Sempur. Rute menanjak tidak begitu tajam . Sepanjang jalur , pada kanan dan kiri jalan terdapat penjual Sate, krupuk, dan Goreng Gorengan . Apabila ingin gowes santai, bisa mampir dulu dipasar Plered yang memang macet. Keindahan Jembatan Cisomang yang melegenda bisa kita nikmati sambil ngadem di pos ojeg . Jika lapar , disini cukup tersedia sate, karediok, Bubur kacang . Menunggu kereta lewat sambil mendengar suara air mengalir cukup untuk memulihkan semangat kerja minggu berikutnya. Untuk bisa sampai lokasi curug , kita harus menuruni tebing sungai Cisomang. Tinggi tebing sekitar 100 meter. Kalau di kelola dengan baik Curug ini bisa sebagai objek wisata alam .